Lewati ke konten

Studi Kasus

Distributor Material Bangunan Multi-Gudang

Penawaran dibuat di spreadsheet, surat jalan ditulis di aplikasi gudang, dan tagihan dirapikan lagi di akhir bulan — tiga catatan untuk satu transaksi yang sama. Tidak ada satu pun yang bisa dipakai sendirian untuk menjawab pertanyaan paling sederhana tentang posisi sebuah pesanan. Studi kasus ini menelusuri bagaimana ketiganya disatukan menjadi satu rantai kerja.

Industri
Distribusi & Trading
Implementasi
Odoo ERP + Custom Software
Beberapa tangan menyatukan roda gigi kayu menjadi satu rangkaian yang saling terkait.

Masalah yang perlu diselesaikan

Distributor ini membutuhkan cara kerja yang lebih rapi karena proses penjualan dan pengiriman masih tersebar di beberapa sistem dan dikerjakan manual. Akibatnya, tim membutuhkan waktu lebih lama untuk memproses pesanan lintas gudang dan menyusun laporan penjualan bulanan.

Penawaran dibuat di spreadsheet, surat jalan ditulis di aplikasi gudang, dan tagihan dirapikan lagi di akhir bulan. Tiga catatan untuk satu transaksi yang sama, dan tidak ada satu pun yang bisa dipakai sendirian untuk menjawab pertanyaan sederhana: pesanan ini sudah sampai mana.

Kenapa pendekatan ini dipilih

Kami mempertimbangkan alur kerja, prioritas bisnis, dan batasan implementasi sebelum memilih pendekatan yang paling tepat. Pada tahap ini, yang penting bukan yang paling kompleks, melainkan yang paling masuk akal untuk dipakai tim.

Setelah melihat kebutuhan mereka, kami menilai bahwa kombinasi keduanya lebih tepat. Rantai penawaran sampai penagihan adalah proses standar yang sudah ditutup Odoo dengan baik, sehingga tidak ada alasan membangunnya sendiri. Sebaliknya, cara mereka menghitung margin per cabang cukup spesifik dan tidak cocok dipaksakan ke laporan bawaan — bagian itulah yang dibangun khusus.

Formulir penawaran di modul Sales Odoo dengan baris produk, pajak, total, dan riwayat aktivitas di sisi kanan.
Satu dokumen penawaran yang berlanjut menjadi sales order tanpa dicatat ulang.

Solusi yang dibangun

Kami mengimplementasikan modul Sales, Inventory, dan Accounting untuk membantu tim membuat penawaran, mengeluarkan barang, dan menerbitkan tagihan dalam satu alur kerja. Di atasnya, kami membangun satu dasbor margin per cabang yang membaca data yang sama dan menyajikannya dengan cara yang sudah dipakai tim keuangan sejak sebelum proyek ini.

Solusi ini juga disesuaikan dengan kebutuhan operasional yang sudah berjalan di internal tim: format kode produk, urutan approval, dan pembagian gudang tetap seperti semula, karena mengubahnya berarti menambah satu kebiasaan baru tanpa alasan.

Dasbor sistem informasi gudang yang menampilkan pendapatan kotor, laba, total order, dan grafik penjualan harian.
Bagian yang dibangun khusus: margin per cabang, dibaca dari data yang sama.

Dampak setelah digunakan

Setelah sistem digunakan, tim dapat menjalankan proses penjualan lintas gudang dengan lebih terstruktur dan mengurangi pekerjaan manual pada penyusunan laporan bulanan. Pertanyaan “pesanan ini sudah sampai mana” kini dijawab dari satu layar, bukan dari tiga catatan yang harus dicocokkan lebih dulu.

Hasil akhirnya adalah alur kerja yang lebih rapi dan lebih mudah dipantau, dengan laporan yang keluar dari transaksi yang sudah berjalan alih-alih dirakit ulang setiap akhir bulan.

Punya masalah yang mirip?

Kalau Anda sedang menilai apakah bisnis Anda lebih cocok memakai software custom, Odoo ERP, atau kombinasi keduanya, kami bisa bantu memetakan pendekatannya.

Chat via WhatsApp